Connect with us

Hukum & Kriminal

Warga Raab Bantaran Dicincang 4 Ninja, Terkapar Kritis

Diterbitkan

||

Korban pembacokan tergeletak di lokasi kejadian (ist)
Korban pembacokan tergeletak di lokasi kejadian (ist)

Memontum Probolinggo – Terjadi lagi, seorang pemuda di Kabupaten Probolinggo dibacok 4 orang dengan memakai penutup kepala ala ninja, di jalan desa dekat rumah korban. Korban diketahui bernama Nur Halim (27) warga Dusun Raab, Desa Bantaran, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo. Rabu (6/11/2019).

Sementara Holipa (40) istri korban langsung menangis memeluk suaminya Nur Halim. Holipa menangis histeris karena melihat langsung suaminya dengan luka bersimbah darah di jalan desa tidak jauh dari rumahnya.

Suasana di lokasi kejadian (Pix)

Suasana di lokasi kejadian (Pix)

Dari informasi yang didapat Memontum.com, Nur Halim mendapati 10 luka bacok di sekujur tubuhnya. Paling parah luka yang di alami Nur Halim di wajah dan tangannya. Korban langsung dilarikan ke RSUD Mohammad Saleh Kota Probolinggo untuk mendapatkan penanganan medis dan menyelamatkan nyawanya.

Pengeroyokan dan pembacokan terjadi di jalan desa yang tak jauh dari rumah . Menurut Zaini Asno warga sekitar, saat itu korban Nur Halim hendak berangkat kerja mengendarai motor bebek nomor polisi N 6096 TCQ, dan tepat di sekitar area persawahan, korban Nur Halim tiba-tiba dicegat oleh 4 orang mengenakan tutup kepala, dan disitu juga langsung dibacok.

“Saat itu Nur Halim seperti biasa berangkat kerja, tapi pas di jalan dicegat 4 orang pakai tutup kepala, di situ Nur langsung dikeroyok dan dibacok sampai jatuh,” kata Zaini Asno.

Sementara itu Iptu Jamhari Kapolsek Bantaran, membenarkan adanya pembacokan di wilayah tugasnya, dan mengatakan pelaku pembacokan lebih dari satu orang. Pihaknya belum berani menyimpulkan apakah salah satu pelaku merupakan mantan suami dari Holipa.

Korban saat mendapatkan pelayanan medis di RSUD Mohammad Saleh (Pix)

Korban saat mendapatkan pelayanan medis di RSUD Mohammad Saleh (Pix)

“Benar memang ada pembacokan, dan diduga lebih dari 1 orang pelakunya. Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut mulai dari keterangan saksi dan barang bukti di TKP,” jelas Kapolsek Bantaran.

Untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut tersebut, pihak polisi mengamankan sepeda motor bebek milik korban Nur Halim, dan mengumpulkan alat bukti lainnya di TKP. (pix/yan)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler