Connect with us

Pemerintahan

Pemkot Probolinggo Berharap Peran Media Dalam Pengembangan dan Pencitraan Kota dari Segala Lini

Diterbitkan

||

Walikota dan wakil walikota bersama Forkopimda duduk bersama media di acara satu tahun kepemimpinan wali kota dan wakil walikota Probolinggo (Pix)
Walikota dan wakil walikota bersama Forkopimda duduk bersama media di acara satu tahun kepemimpinan wali kota dan wakil walikota Probolinggo (Pix)

Memontum Probolinggo – Setelah selesai mengunjungi bebagai UKM yang juga hadir di acara rangkaian kegiatan Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo Masa Bhakti 2019-2024, Habib Hadi juga menggelar press release dengan para awak media di Museum Probolinggo, Rabu (29/01/2020).

Habib Hadi, di hadapan para awak media kembali memaparkan sejumlah program dan kebijakan yang berhasil terealisasi selama satu tahun. Seperti program Universal Health Center (UHC), ia menyebutkan hingga saat ini memang program tersebut belum meng-cover seluruh warga dikarenakan masalah kelengkapan administrasi.

“memang belum 100 persen, masih ada sekitar 1.160 jiwa yang belum masuk dalam program ini, itu dikarenakan mereka masih belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). Presentasenya sekitar 0,49%. Dan kedepan kami akan berusa mengupayakan bisa 100 persen,” kata Habib Hadi.

Tidak hanya itu, habib Hadi juga menjelaskan adanya realisasi 18 unit ambulance, yang juga telah siap diserahkan ke kelurahan. Dari adanya 18 ambulance ini, habib berharap agar di tahun ini juga sisa 11 unit ambulance lainnya dapat disetujui oleh DPRD setempat mengingat pentingnya sarana ini untuk masyarakat kota Probolinggo.

Dari program diatas, masih ada program utama yang menjadi prioritas yaitu pembangunan rumah sakit baru yang rencananya bakal dimulai akhir Maret atau awal April nanti. Habib Hadi menyebutkan, Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Probolinggo telah rampung dan ini akan memuluskan iklim investasi di Kota Probolinggo.

“Pekerjaan rumah yang selama 3 tahun ini dikerjakan telah rampung. RTRW kota sudah selesai Desember tahun lalu. Dengan begitu, iklim investasi di Kota Probolinggo sudah pasti,” terangnya.

Habib juga berpesan kepada tiap investor yang bakal menanamkan modalnya di Kota Probolinggo untuk memprioritaskan masyarakat Kota Probolinggo terkait perekrutan tenaga kerja. Karena itu adalah persyaratan utama.

“Salah satu persyaratan pengajuan perizinan untuk para investor adalah mereka harus memprioritaskan perekrutan tenaga kerja dari Kota Probolinggo, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran. Itu lah kenapa Dinas Tenaga Kerja dilebur dengan DPMPTSP, terealisasi nya ijin, salah satu persyaratannya adalah pekerja dari masyarakat kota Probolinggo, jika sudah dan masih membutuhkan lagi, baru bisa dari luar kota Probolinggo” tegas Habib Hadi.

Sektor pariwisata juga menjadi program yang diusung pasangan Handal Brilian. Sasarannya jelas, agar Kota Probolinggo tidak hanya menjadi kota transit tetapi menjadi kota tujuan wisata. Saat ini, Pantai Permata Pilang menjadi salah satu destinasi yang tengah dikembangkan.

“Oleh karena itu, saya berharap peran media dapat ditingkatkan dalam hal publikasi tentang Kota Probolinggo,”harapnya.

“Jangan yang jelek saja yang diberitakan, jelek ketika itu menjadi kritik untuk membangun, kenapa tidak, tapi kebanyakan mengkritik dan di belakang ada maunya,”tambah habib dengan tertawa kepada semua awak media. (Pix)

 

Terpopuler