Kabar Desa
Tekan Penyebaran, TNI-Polri bersama Tim Intensifkan Tracing ke Pasien Covid-19

Memontum Situbondo – Untuk menekan penyebaran Covid-19, Polres Situbondo melalui tim tracing gabungan Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan Satgas Covid-19 tingkat kecamatan dan Puskesmas, mengintensifkan tracing terhadap warga yang kontak erat dengan pasien terpapar atau positif Covid-19. Tujuan pelaksanaan itu, untuk mengetahui keadaan warga yang terkonfirmasi Covid-19 dan melakukan pelacakan terhadap kontak eratnya.
Kapolres Situbondo, AKBP Ach Imam Rifai, melalui Kasi Humas, Iptu Achmad Soetrisno, mengatakan bahwa kunci penanganan pandemi Covid-19 adalah disiplin protokol kesehatan dan 3T (testing, tracing, treatment). Setelah ada tes dan dinyatakan positif, dilakukan penelusuran dan selanjutnya bila positif juga langsung dilakukan pengobatan.
Baca juga:
- Tingkatkan Keilmuan Masyarakat, Wali Kota Probolinggo Ingatkan Pentingnya Ilmu Waris
- Groundbreaking Hotel Azana Style, Bupati Probolinggo Harap Jadi Penggerak Pertumbuhan Investasi
- Malam Puncak Harjakapro Ke-280, Bupati Haris Evaluasi 5 Misi Pembangunan Probolinggo
- Gerakan Indonesia Asri, Pemkot Probolinggo Gelar Kerja Bakti Massal dan Penertiban PKL
- Jalin Kebersamaan, Baznas Kota Probolinggo Gelar Doa Bersama Ulama dan Umaroh
“Polri dan TNI sifatnya mendampingi. Tracing dilakukan untuk memastikan warga yang kontak erat untuk melakukan test swab. Apabila hasilnya positif, bisa langsung isolasi mandiri (Isoman) agar tidak menyebar kepada keluarga lainnya serta mempermudah pengobatan,” jelasnya.
Selain itu, tambah Iptu Achmad Soetrisno, tracing dilakukan tidak hanya sekedar mendatangi warga terkonfirmasi dan para kontak eratnya. Tetapi juga, memberi bantuan Sembako bagi mereka yang menjalani isolasi mandiri di rumah.
“Selain pendampingan tim tenaga kesehatan, Bhabinkamtibmas dan Babinsa juga mengedukasi warga untuk selalu mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19,” paparnya. (her/sit)








