Probolinggo
Kunjungi Rumah Keluarga Napiter, Sekda Probolinggo Bakal Bantu Rumah Layak Huni hingga Tempat Tidur

Memontum Probolinggo – Pemkab Probolinggo melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, mengunjungi keluarga dari salah satu keluarga narapidana teroris (Napiter) yang tinggal di Desa Paras, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Minggu (07/05/2023) tadi. Kunjungan itu dilakukan, setelah diperoleh informasi bahwa keluarga itu membutuhkan uluran bantuan.
Sekedar diketahui, bahwa keluarga Napiter tersebut menghidupi kesehariannya dengan usaha tokek kering sebagai sumber penghasilan satu-satunya. Sementara dalam kunjungan itu, Sekda juga membawa beberapa bantuan.
“Ini merupakan bentuk kepedulian kita kepada masyarakat. Kita tidak memandang siapapun itu, entah narapidana dan lainnya. Terpenting, sekarang kebutuhan mereka sementara bisa diatasi,” kata Sekda Ugas.
Baca juga :
- Tingkatkan Keilmuan Masyarakat, Wali Kota Probolinggo Ingatkan Pentingnya Ilmu Waris
- Groundbreaking Hotel Azana Style, Bupati Probolinggo Harap Jadi Penggerak Pertumbuhan Investasi
- Malam Puncak Harjakapro Ke-280, Bupati Haris Evaluasi 5 Misi Pembangunan Probolinggo
- Gerakan Indonesia Asri, Pemkot Probolinggo Gelar Kerja Bakti Massal dan Penertiban PKL
- Jalin Kebersamaan, Baznas Kota Probolinggo Gelar Doa Bersama Ulama dan Umaroh
Ugas juga mengatakan, bahwa kondisi perekonomian keluarga Napiter tersebut, memang butuh bantuan. Termasuk, layak untuk pendapatkan bantuan dari pemerintah. Karenanya, pihaknya juga akan menyiapkan bantuan untuk perbaikan rumah melalui Program Pendataan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Untuk rumah, akan kami bantu melalui program RTLH dan rencananya diberikan kepada keluarganya,” katanya.
Dirinya menambahkan, bahwa selain mendapatkan bantuan RTLH, keluarga itu juga akan mendapatkan tempat tidur dari Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Probolinggo. “Ya, selain ada bantuan perbaikan rumah, sekalian nanti dengan tempat tidurnya. Karena kita lihat, keluarga tersebut selalu tidur di lantai hanya beralaskan tikar,” tambah Sekda. (nun/pix/gie)








