SEKITAR KITA
Pandemi Covid-19, Kota Probolinggo Jadi Zona Kuning

Memontum Probolinggo – Status Kota Probolinggo naik dari kategori zona oranye ke kuning. Beberapa hari terakhir, telah terjadi peningkatan jumlah pasien Covid-19. Kini jumlah pasien positif di Kota Probolinggo ada 5 orang dan masuk dalam kategori zona oranye atau waspada.
Sebelumnya, Walikota Probolinggo, Habib Hadi, disela sela kegiatan saat menghadiri agenda Family Cokro Peduli mengatakan, saya mengapresiasi sekaligus mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan. Petugas penanganan Covid-19 selalu rutin melaksanakan kegiatan operasi yustisi.
Baca juga:
- Tingkatkan Keilmuan Masyarakat, Wali Kota Probolinggo Ingatkan Pentingnya Ilmu Waris
- Groundbreaking Hotel Azana Style, Bupati Probolinggo Harap Jadi Penggerak Pertumbuhan Investasi
- Malam Puncak Harjakapro Ke-280, Bupati Haris Evaluasi 5 Misi Pembangunan Probolinggo
- Gerakan Indonesia Asri, Pemkot Probolinggo Gelar Kerja Bakti Massal dan Penertiban PKL
- Jalin Kebersamaan, Baznas Kota Probolinggo Gelar Doa Bersama Ulama dan Umaroh
“Selain menggelar operasi yustisi, Satgas Penanganan Covid-19 juga menggelar patroli razia pelanggar protokol yang dilakukan setiap hari. Patroli ini diutamakan di tempat usaha seperti rumah makan, restoran, maupun tempat keramaian lainnya,” ujarnya. Senin (05/04).
Penerapan protokol kesehatan sudah mulai normal terutama physical distancing dan menggunakan masker. Hal ini terbukti, ketika satgas melaksanakan operasi, jumlah pelanggar tidak terlalu banyak. “Berarti, kesadaran masyarakat mulai meningkat. Orang sudah mulai patuh, hanya sebagian kecil yang tidak menggunakan masker, maka petugas akan menjerat dengan aturan,” imbuh Habib Hadi
Sekedar diketahui hingga saat saat ini, pasien yang terkonfirmasi ada 2.143 orang, sembuh 1.987 orang, sementara yang meninggal ada 151 orang serta kasus aktif ada 5, suspeck 0 dan 1.722 discarded.
Sementara untuk data vaksinasi Covid-19 tercatat dengan sasaran vaksinasi SDM Kesehatan 1.928, sasaran vaksinasi Pelayanan Publik 20.762 serta sasaran vaksinasi untuk Lansia sebanyak 14.411 orang. (geo/ed2)








